Kit Tes Obat MDMA dikembangkan untuk lingkungan profesional seperti pusat rehabilitasi dan laboratorium pengujian, memiliki sensitivitas tinggi dan kinerja stabil sebagai keunggulan intinya. Sensitivitas deteksi dikontrol secara ketat pada nilai batas standar 500 ng/ml, dengan tingkat akurasi lebih besar dari atau sama dengan 95%, memenuhi persyaratan penyaringan profesional yang ketat. Tes Obat MDMA mencakup kartu tes, cangkir sampel sekali pakai, dan buku petunjuk, yang cocok untuk alur kerja pemrosesan sampel batch. Setiap kartu uji menjalani pemeriksaan kualitas pabrik dan dilengkapi dengan sertifikasi kendali mutu. Mendukung penyimpanan pada suhu kamar (2-30 derajat) tanpa memerlukan pendinginan khusus, sehingga memudahkan pengelolaan rutin institusi. Memanfaatkan teknologi imunokromatografi emas koloid, alat ini menyediakan deteksi kualitatif yang cepat, memperpendek siklus pengujian secara signifikan dan secara efektif meningkatkan efisiensi kerja di institusi profesional, menjadikannya alat praktis untuk penyaringan batch.



TINDAKAN PENCEGAHAN
Hanya untuk penggunaan diagnostik in vitro profesional.
Jangan gunakan setelah tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan. Jangan gunakan tes jika kantong foilnya rusak. Jangan menggunakan kembali tes.
Hindari-kontaminasi silang spesimen dengan menggunakan wadah pengumpulan spesimen baru untuk setiap spesimen yang diperoleh.
Kelembapan dan suhu dapat mempengaruhi hasil secara negatif.
Bahan pengujian bekas harus dibuang sesuai dengan peraturan lokal, negara bagian dan/atau federal.
PENGUMPULAN DAN PENYIMPANAN SPESIMEN
Tes Urin
Spesimen urin harus dikumpulkan dalam wadah yang bersih dan kering. Urin yang dikumpulkan kapan saja sepanjang hari dapat digunakan. Spesimen urin yang menunjukkan partikel yang terlihat harus disentrifugasi, disaring, atau didiamkan untuk mendapatkan spesimen yang jelas untuk pengujian.
SPenyimpanan Pecimen
Spesimen urin dapat disimpan pada suhu 2-8 derajat hingga 48 jam sebelum pengujian. Untuk penyimpanan jangka panjang, spesimen dapat dibekukan dan disimpan pada suhu di bawah -20 derajat. Spesimen beku harus dicairkan dan dicampur sebelum pengujian.
BAHAN
Materi yang Disediakan
Perangkat uji
Pipet sekali pakai
Sisipan paket
Bahan yang Dibutuhkan Tapi Tidak Disediakan
Wadah pengumpul spesimen
pengatur waktu
Pertanyaan Umum
1. Untuk siapa strip tes cocok?
Cocok bagi individu untuk-pemeriksaan mandiri, pemeriksaan masuk di tempat hiburan, pemantauan harian di pusat rehabilitasi narkoba, dan penyelidikan awal kasus-terkait narkoba.
2. Apa tindakan pencegahan untuk pengumpulan sampel urin?
Kumpulkan urin segar dengan wadah bersih (disarankan urin aliran tengah), dengan volume sampel minimal 1ml. Hindari bercampur dengan air, deterjen, atau kotoran lainnya.
3. Apakah ada persyaratan khusus untuk interpretasi hasil?
Amati di bawah cahaya alami yang terang. Garis C-(garis kontrol) dan garis T-(garis uji) menunjukkan warna bening=negatif; hanya garis C-yang menunjukkan warna=positif; tidak ada warna pada garis C-baris=yang tidak valid, memerlukan pengujian ulang.
4. Situasi apa yang dapat menyebabkan hasil yang tidak akurat?
Mengonsumsi efedrin-yang mengandung obat-obatan dalam waktu 24 jam sebelum pengujian, sampel berpendingin yang belum dicairkan, strip basah, atau strip kadaluwarsa (biasanya masa simpan 18 bulan), dll.
5. Tindakan apa yang harus segera diambil untuk mendapatkan hasil positif?
Hasil positif menunjukkan kemungkinan asupan MDMA. Disarankan untuk menghentikan perilaku mencurigakan, melakukan tes ulang setelah 24-48 jam, atau langsung pergi ke laboratorium profesional untuk konfirmasi.
6. Apa bedanya dengan pengujian laboratorium?
Tes ini hanya bersifat kualitatif (ada atau tidaknya) dengan hasil dalam 5-10 menit; pengujian laboratorium bersifat kuantitatif (mengukur kandungan), membutuhkan waktu lebih lama tetapi lebih otoritatif, cocok untuk konfirmasi.
17. Apakah ada aturan pembuangan khusus untuk strip dan sampel bekas?
Strip bekas diklasifikasikan sebagai limbah infeksius, direkomendasikan untuk dikemas dalam kantong tertutup dan dibuang sebagai limbah medis; sampel urin harus dituangkan ke saluran pembuangan, dan wadah dibilas sampai bersih.





